Mungkin pemikiran ini sangat berlebihan tetapi dengan jumlah penduduk mencapai ratusan juta jiwa tidak menutup kemungkinan hal itu dapat membantu untuk mengurangi polusi udara walaupun mengayuh sepeda hanya dilakukan sebentar. Hal ini dapat kita lihat di beberapa kota di Indonesia yang sudah mencanangkan car free day pada hari-hari tertentu dengan maksud untuk mengurangi polusi tersebut. Dan kita tentunya mengapresiai kebijakan tersebut sehingga dapat disusul di kota-kota seluruh Indonesia.
Penulis dalam kegiatan untuk mengayuh sepeda sering dilakukan pada hari minggu dengan menggunakan sepeda yang biasa masyarakat kita menyebutnya sepeda ontha. Selain menyehatkan, mengurangi polusi juga dapat melestarikan budaya karena sepeda onthel tersebut sekarang sudah mulai susah didapat.
Dengan rekan-rekan yang tergabung dalam Komunitas Sepeda Onthel KOMPI7 Kebumen, melakukan touring rutin lokal di daerah Kabupaten Kebumen di tempat-tempat obyek wisata maupun mengikuti kegiatan yang diselenggarakan oleh KOSTI di beberapa kota di Jateng dan DIY.
Bergabung dengan KOMP7 Kebumen
Dengan beberapa rekan khususnya di Kebumen yang mempunyai ide yang sama, maka kami ikut mendeklarasikan KOMPI7 dengan agenda melakukan kegiatan touring pada hari minggu atau hari libur, bahkan sudah ikut berpartisipasi mengikuti kegiatan di beberapa kota antara lain di Kabupaten Slawi dan Kota Yogyakarta, bahkan dalam perjalanan ke Yogyakarta tersebut penulis tetap ngonthel sampai tujuan pergi dan pulang serta penulis sendiri sudah melakukan ngonthel ke Yogyakarta tersebut sebanyak 2 kali.
![]() | |
| Bersama Kompi7 di Obwis Air Panas Krakal, Alian, Kebumen |
![]() |
| Mampir di Stasiun Ijo, Rowokele, menunju Pantai Logending, Ayah, Kebumen |
Penulis berharap bahwa kegiatan dengan mengayuh sepeda, apapun kegiatan yang dilakukan dan apapun sepeda yang digunakan tetap dilestarikan untuk membantu mengurangi polusi udara dan kesehatan tentunya, dapat dikuti oleh masyarakat semua.
Bravo Kompi7.
Bravo onthelis.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar